Ini 7 Kuliner Halal di Medan (Bagian 2)

Soto Medan salah satu dari 7 kuliner halal di Medan. Foto: shutterstock

Ini dia 7 kuliner halal di Medan, lanjutan artikel sebelumnya. Medan di Sumatera Utara dikenal sebagai kota dengan kemajemukan di antara warganya. Sebagai kota terbesar di pulau Sumatera dan di luar pulau Jawa secara keseluruhan, ia menjadi domisili dan melting pot berbagai jenis suku bangsa beserta adatnya, seperti Batak, Melayu, Tionghoa, Jawa, Minangkabau dan sebagainya.

7 Kuliner Halal di Medan

Oleh karenanya, tidak mengherankan bila begitu banyak budaya yang pada prosesnya saling berpadu satu sama lain, tak terkecuali kuliner. Dari percampuran tersebut, muncullah berbagai jenis kuliner unik yang lantas menjadi ikon di kota berjuluk Paris van Sumatera ini, serta senantiasa dicari dan disukai pecinta kuliner.

Ruangan Tjong A Fie Mansiun shutterstock
Ini dia 7 kuliner halal di Medan. Bagian Dalam Rumah Tjong A Fie di ibukota Sumatera Utara. Foto: shutterstock

Hanya saja, karena kemajemukannya itu pula, kadang kala tak semua hidangan khas tersebut tergolong halal bagi kaum muslim. Namun tak perlu khawatir, karena masih banyak pilihan kuliner nikmat dan halal yang bisa menjadi alternatif bagi wisatawan muslim kala berkunjung ke ibu kota Sumatera Utara ini. Berikut adalah beberapa dari 7 kuliner halal di Medan, di antaranya yang direkomendasikan.

5. Rumah Makan Sipirok

Ini salah satu dari 7 kuliner halal di Medan ada di Rumah Makan Sipirok yang berlokasi di jalan Sunggal Nomor 14 ini memiliki makanan unik dan khas yang menjadi ikon tersendiri di skena kuliner Medan, yakni sop iga sapi dan sop sumsum kerbau. Resep ini disinyalir pertama kali muncul dan populer di wilayah Sipirok, sebuah daerah yang terletak di kecamatan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Sang pemilik rumah makan yang kebetulan berasal dari Sipirok, kemudian menjajakan beragam jenis resep khas daerah tersebut. Sipirok sendiri dikenal sebagai daerah dataran tinggi berhawa sejuk, sehingga makanan hangat seperti sop menjadi pilihan utama warga setempat kala santap siang atau malam.

Sop sumsum lantas menjadi salah satu menu andalan rumah makan ini. Sumsum yang disajikan berasal dari bagian paha dan pinggul kerbau dengan kualitas tinggi. Bagian tersebut kemudian direbus dengan bumbu racikan khas hingga benar-benar meresap. Ketika disajikan, akan disediakan sedotan untuk dapat menyeruput isi sumsumnya.

Sop iga juga menjadi menu andalan lainnya. Kuahnya terasa gurih dan segar, dengan potongan daging iga yang empuk. Selain menu-menu tersebut, beberapa menu lainnya yang juga tak kalah menarik meliputi gulai ikan sale, arsik ikan mas, daging asap, serta pilihan menu sayur seperti tumis bunga pepaya dan daun ubi tumbuk.

Meski harus diakui, harga makanan di sini tak bisa dibilang murah. Seperti harga sop sumsum yang dihargai Rp 93 ribu, atau sop iga yang dibanderol Rp 40 ribu. Pun demikian, cita rasa otentik dari hidangan tersebut tetap saja menarik perhatian banyak pecinta kuliner. Maka jangan heran bila rumah makan yang buka setiap hari dari jam 11.00 sampai 16.00 ini selalu ramai pengunjung saat jam makan siang.

6. Soto Sinar Pagi

Soto, makanan berkuah yang terdapat beragam versinya di berbagai wilayah Tanah Air, tentu sudah tidak asing lagi di kalangan pecinta kuliner. Dan ternyata, Medan juga punya resep dan gaya tersendiri dalam hal soto. Ini satu dari 7 kuliner halal di Medan, Soto versi Medan terlihat berwarna kuning kehijauan, dengan kuah bersantan yang dibuat menggunakan rempah seperti lengkuas, jinten, kunyit dan pala.

Uniknya, dulu Medan justru tidak terlalu dikenal dengan kuliner sotonya. Barulah setelah warung soto bernama Sinar Pagi mempelopori kemunculan soto Medan yang digemari pengunjung, mulai bermunculan warung soto Medan lainnya. Sinar Pagi sendiri awalnya merupakan warung tenda di era 1950-an, sebelum menempati tempatnya kini di jalan Sei Deli nomor 20 sejak 1962.

Sop Iga Sapi shutterstock
Ini salah satu dari 7 kuliner halal di Medan, sop iga sapi. Foto: shutterstock

Usaha keluarga tersebut terus eksis hingga kini, lewat cita rasa kuahnya yang gurih dan kental, serta lauknya yang empuk dan tidak berbau amis. Semangkok soto tersebut berisikan bihun, tomat, telur rebus dan pilihan potongan daging ayam, sapi, atau bagian tubuh seperti usus, paru, dan babat. Pengunjung juga bisa memesan soto dengan isian kombinasi tertentu, hingga campur semuanya.

Seporsi soto tersebut dihargai Rp 35 ribu, apapun pilihan lauk yang dipilih. Meski demikian, disinyalir bahwa soto daging sapi merupakan menu yang paling sering dipesan oleh pengunjung. Sebagai teman makan soto, pengunjung dapat memesan pula perkedel dan rempeyek udang.

Warung soto ini buka dari jam 07.00 sampai 15.30, dan biasanya selalu ramai sejak waktu sarapan hingga makan siang. Untuk memenuhi animo pengunjung yang senantiasa tinggi, kini Sinar Pagi sudah membuka 2 cabang lainnya, yakni di jalan Cik Ditiro dan jalan Mangkubumi nomor 10B.

         7. Bihun Bebek Asie

Satu lagi dari 7 kuliner halal di Medan di kala jam sarapan adalah bihun bebek. Makanan yang banyak terpengaruh budaya Tionghoa ini juga dikenal sebagai ak bihun, karena ‘ak’ dalam dialek mereka berarti bebek. Bihun bebek umumnya terdiri atas dua jenis, yaitu bihun bebek yang menggunakan kuah kaldu bebek, serta kuah herbal.

Kuah kaldu bebek terbuat dari air rebusan tulang dan daging bebek yang disajikan, tanpa menggunakan banyak bahan rempah lain. Ketika disajikan, akan ditambahkan sayuran seperti taoge dan sawi. Sementara kuah herbal merupakan resep tradisional yang dibuat dari proses merebus daging bebek dengan tambahan rempah seperti kayu manis, jahe dan sebagainya.

Kuah herbal ini beraroma lebih harum dan punya cita rasa lebih unik, serta diyakini berkhasiat menyehatkan tubuh. Sementara kuah kaldu bebek biasa cenderung lebih ringan rasanya, namun tetap gurih dan segar. Daging bebek yang dimasak berjam-jam juga jadi terasa lembut, tidak alot dan tidak amis.

Di warung bihun bebek Asie, kuah kaldunya dimasak di dalam kuali berukuran besar dengan puluhan ekor bebek di dalamnya. Alhasil, kuahnya jadi begitu terasa nikmat saat diseruput. Cara memasak tradisional nan unik, serta cita rasa otentik di warung bihun bebek yang sudah berjualan sejak 1967 tersebut membuatnya menjadi salah satu ikon kuliner Medan.

Potongan daging bebeknya juga tidak pelit dan besar-besar, mudah untuk disuap dengan sumpit. Pengunjung juga bisa memesan bihun bebek dalam porsi standar maupun jumbo. Sebagai pelengkap, pengunjung akan disediakan acar cabe rawit serta sambal khas buatan mereka yang rasanya perpaduan pedas dan asam.

Memang, harganya seporsi tergolong premium dengan banderol Rp 60 ribu, tapi nyatanya warung yang terletak di jalan Kumango nomor 15 ini selalu dipenuhi pengunjung. Bahkan, meski warung ini buka dari jam 07.00 hingga 12.00, tak jarang mereka sudah ludes terjual sebelum jam tutup. Sebagai catatan, warung ini tutup setiap hari Minggu.

agendaIndonesia/audha alief praditra

—–

Ini 4 Moda Transportasi Ke Yogyakarta

Ini 4 moda transportasi menuju ke Yogyakarta. Foto Tugu Palputih Yogyakarta-shutterstock

Ini adalah panduan 4 moda transportasi ke Yogyakarta dari Jakarta dan Surabaya. Yogyakarta, sebagai salah satu destinasi wisata dan pendidikan utama di Indonesia, memiliki berbagai pilihan moda transportasi bagi wisatawan maupun penduduk yang ingin berkunjung dari kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Berikut adalah berbagai jenis transportasi yang dapat digunakan:

ini 4 moda transportasi ke yogyakarta, yang terkenal adalah kereta api.
Kereta api adalah satu dari 4 moda transportasi ke Yogyakarta yang digemari masyarakat. Foto: DOk. PT KAI

4 Moda Transportasi Ke Yogyakarta

1. Moda Transportasi dari Jakarta ke Yogyakarta

a. Transportasi Udara (Pesawat Terbang)

Bagi yang ingin perjalanan cepat dan nyaman, pesawat terbang adalah pilihan terbaik. Perjalanan udara dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) atau Halim Perdanakusuma (HLP) menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) atau Bandara Adisutjipto (JOG) hanya memakan waktu sekitar 1-1,5 jam. Beberapa maskapai yang melayani rute ini antara lain:

  • Garuda Indonesia
  • Citilink
  • Lion Air
  • Batik Air
  • AirAsia

Harga tiket bervariasi tergantung maskapai, kelas, dan waktu pemesanan. Bandara YIA yang terletak di Kulon Progo dapat ditempuh dengan kereta bandara atau bus Damri menuju pusat kota Yogyakarta.

b. Transportasi Darat

Bagi yang ingin menikmati perjalanan darat, tersedia beberapa pilihan moda transportasi:

1) Kereta Api

Perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir atau Pasar Senen menuju Stasiun Yogyakarta (Tugu) dan Lempuyangan cukup populer karena kenyamanan dan ketepatan waktu. Beberapa kelas kereta yang tersedia:

  • Eksekutif (Argo Lawu, Argo Dwipangga, Taksaka) – Perjalanan sekitar 7-8 jam dengan kenyamanan tinggi.
  • Bisnis (Senja Utama, Fajar Utama) – Alternatif dengan harga lebih terjangkau.
  • Ekonomi (Bengawan, Progo, Gaya Baru Malam) – Opsi termurah dengan waktu tempuh sekitar 8-9 jam.

2) Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP)

Bus Malam karoseri Adiputro Foto Adiputro
Pilihan lain dari 4 moda transportasi ke Yogyakarta adalah bus malam. Sekarang ada pula model sleeper bus. Foto: Dok. Adiputro

Beberapa operator bus yang melayani rute Jakarta-Yogyakarta antara lain:

  • Rosalia Indah
  • Sinar Jaya
  • Pahala Kencana
  • Efisiensi

Perjalanan dengan bus memakan waktu sekitar 10-12 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

3) Kendaraan Pribadi

Bagi yang ingin fleksibilitas, berkendara sendiri menggunakan mobil bisa menjadi pilihan. Perjalanan via Tol Trans Jawa dapat ditempuh dalam waktu sekitar 8-10 jam dengan rute:

  • Jakarta → Cikampek → Cipali → Pejagan → Semarang → Yogyakarta

2. Moda Transportasi dari Surabaya ke Yogyakarta

a. Transportasi Udara (Pesawat Terbang)

Pesawat udara adalah pilihan satu dari 4 moda transportasi ke Yogyakarta.
Pesawat udara adalah pilihan 4 moda transportasi ke Yogyakarta. Garuda Indonesia di Bandara Sukarno Hatta, Tangerang. Foto: unsplash

Penerbangan dari Bandara Juanda (SUB) ke Bandara YIA atau Adisutjipto memakan waktu sekitar 1 jam. Maskapai yang melayani rute ini antara lain:

  • Garuda Indonesia
  • Citilink
  • Lion Air

Meskipun cepat, penerbangan domestik Surabaya-Yogyakarta sering kali tidak tersedia setiap saat, sehingga perlu pengecekan jadwal terlebih dahulu.

b. Transportasi Darat

Untuk perjalanan darat dari Surabaya ke Yogyakarta, terdapat beberapa moda transportasi berikut:

1) Kereta Api

Surabaya memiliki beberapa stasiun utama seperti Stasiun Gubeng dan Stasiun Pasar Turi yang melayani rute ke Yogyakarta. Beberapa kereta yang bisa dipilih:

  • Eksekutif (Sancaka, Ranggajati) – Waktu tempuh sekitar 5-6 jam.
  • Bisnis dan Ekonomi (Logawa, Sri Tanjung) – Lebih terjangkau dengan waktu tempuh sekitar 6-7 jam.

Kereta api menjadi pilihan populer karena lebih cepat dibandingkan bus dan bebas dari kemacetan.

2) Bus Antar Kota

Beberapa operator bus yang melayani rute Surabaya-Yogyakarta antara lain:

  • Eka Cepat
  • Sugeng Rahayu
  • Rosalia Indah
  • Handoyo

Waktu tempuh bus sekitar 7-9 jam, tergantung rute dan kondisi jalan.

3) Kendaraan Pribadi

Bagi yang memilih untuk berkendara sendiri, perjalanan Surabaya-Yogyakarta dapat ditempuh dalam waktu sekitar 6-8 jam via Tol Trans Jawa dengan rute:

  • Surabaya → Mojokerto → Ngawi → Solo → Yogyakarta

Kesimpulan

Baik dari Jakarta maupun Surabaya, Yogyakarta dapat diakses melalui berbagai moda transportasi, baik udara maupun darat. Pemilihan moda transportasi tergantung pada faktor kenyamanan, waktu, dan anggaran perjalanan.

ada layanan travel untuk rute Jakarta-Yogyakarta dan Surabaya-Yogyakarta. Travel biasanya lebih fleksibel dalam hal penjemputan dan pengantaran dibandingkan bus atau kereta api. Berikut beberapa opsi travel yang tersedia untuk kedua rute tersebut:

  1. Door-to-door service (lebih praktis)
  2. Jadwal lebih fleksibel dibanding bus atau kereta
  3. Nyaman dan tidak terlalu ramai seperti bus

Namun, kekurangannya adalah waktu tempuh yang bisa lebih lama dibanding kereta api karena rute yang lebih fleksibel dan tergantung kondisi lalu lintas.

Jika tertarik, pemesanan travel bisa dilakukan melalui situs resmi perusahaan travel, aplikasi travel online seperti Traveloka atau RedBus, atau langsung ke agen travel terdekat.

agendaIndonesia/plistiaji

—–

5 Sentra Belanja Batik di Kota Solo

Pasar Klewer adalah salah satu dari 5 sentra belanja batik di kota SOlo.

Ini dia 5 sentra belanja Batik di kota Solo yang direkomendasikan bagi wisatawan yang hendak berbelanja pakaian maupun kain batik khas kota ini. Selaras dengan panggilannya sebagai kota batik, Solo dikenal dengan budaya batiknya yang melegenda. Batik Solo, yang cenderung berwarna coklat atau gelap sebagai simbol kesederhanaan dan kerendahan hati, dikenal dengan beragam jenis motifnya, dengan masing-masing filosofi dan peruntukannya.

Ini 5 sentra belanja batik di kota Solo untuk oleh-oleh
Tugu Slamet Riyadi di Gladak, Solo, menuju Pasar Klewet sebagai satu dari 5 sentra belanja batik di kota Solo. Foto: shutterstock

5 Sentra Belanja Batik di Kota Solo

Seperti motif Sidomukti yang melambangkan kemakmuran dan keberkahan, sehingga kerap digunakan pada adat pernikahan Jawa. Atau motif Parang, yang melambangkan semangat pantang menyerah, dan dulu kerap digunakan oleh pasukan perang saat akan bertempur. Beragam motif-motif tersebut kini dapat ditemui di berbagai pusat belanja seperti di 5 sentra belanja batik di kota Solo berikut ini.

  1. Pasar Klewer

Salah satu dari 5 sentra belana batik di kota Solo yang paling terkenal dan ikonik adalah Pasar Klewer, yang berlokasi di jalan Dr. Radjiman Wedyadiningrat nomor 5A. Berupa bangunan dua lantai yang kini menampung ribuan kios dan pedagang, khususnya batik, Pasar Klewer adalah sentra perbelanjaan garmen terbesar di Solo.

Dulunya, tempat ini merupakan tempat perhentian kereta api yang juga digunakan sebagai tempat berdagang. Oleh warga setempat, lokasi ini awalnya lazim dikenal sebagai Pasar Slompretan, yang merujuk kepada suara klakson kereta api yang dianggap menyerupai suara slompret, atau terompet dalam bahasa Jawa.

Belakangan, tempat ini kemudian didominasi oleh pedagang batik, yang kerap berkeliaran menawarkan batik dagangannya sambil diletakkan di pundaknya. Banyaknya batik yang dibawa di pundak mereka, membuatnya terlihat berantakan atau kleweran dalam bahasa Jawa. Maka kemudian area tersebut juga dikenal sebagai Pasar Klewer.

Kawasan perdagangan ini semakin ramai dan berkembang sejak pasca kemerdekaan, sehingga muncul wacana untuk membangun sebuah pasar terpadu untuk menampung pedagang-pedagang batik tersebut. Maka pada 1970 di area tersebut didirikanlah bangunan dua tingkat, yang setahun kemudian diresmikan menjadi Pasar Klewer oleh Presiden Soekarno.

Banyak hasil kerajinan batik yang dapat ditemui di sini, baik itu batik tulis maupun batik cap. Mulai dari kain, baju, seprai, sarung bantal, hingga beragam aksesoris bermotif batik. Selain itu, pasar ini juga kerap menampung kerajinan batik dari luar Solo, seperti batik Yogyakarta, Semarang, Banyumas, Pekalongan dan sebagainya.

5 sentra belaja batik di kota SOlo-- Kampung Batik Andreas Hie shutterstock

Pada perkembangannya, Pasar Klewer tak hanya menjadi satu dari 5 sentra belanja batik di kota Solo saja, tapi juga menjadi tempat berkumpulnya pedagang kerajinan tangan lainnya, seperti kayu ukir. Bahkan, terdapat beberapa kedai-kedai makanan yang menarik untuk dicoba pecinta kuliner, seperti Warung Selat Gajahan, Tengkleng Klewer bu Edi, dan Gule Goreng pak Samin.

Lokasinya yang berdekatan dengan Keraton Solo dan Masjid Agung Surakarta, menjadikannya sebagai lokasi belanja batik yang strategis, terutama bagi wisatawan yang mencari batik untuk oleh-oleh. Tak hanya itu, pasar yang buka setiap hari dari jam 09.00 sampai 16.00 ini juga dikenal dengan harganya yang murah dan masih bisa ditawar.

  • Kampung Batik Kauman

Salah satu alternatif lain bagi wisatawan yang hendak berbelanja di 5 sentra belanja batik di kota Solo adalah dengan beberapa kampung wisata tematik yang menjadi pusat kerajinan batik. Seperti misalnya Kampung Batik Kauman, yang merupakan pusat industri batik tertua di Solo. Lokasinya pun tak jauh dari Keraton Solo, Pasar Klewer dan Masjid Agung Surakarta.

Di sepanjang area jalan Trisula III, berjejer deretan sekitar 30 toko dan pabrik batik rumahan yang dapat dikunjungi. Wilayah ini aslinya merupakan kawasan pemukiman abdi dalem Keraton, yang mana banyak dari kalangan abdi dalem tersebut yang berprofesi sebagai pembatik yang bertugas untuk menyuplai kebutuhan sandang Keraton.

Oleh karenanya, kebanyakan hasil kerajinan batik di sini banyak dipengaruhi dengan motif-motif batik yang sering digunakan oleh Keraton. Meski dalam perkembangannya kini, selain ragam motif klasik ala Keraton yang masih berupa batik tulis dari tangan, tersedia pula varian batik cap serta batik yang mengkombinasikan teknik batik tulis dan cap.

Yang istimewa, selain bisa berbelanja ragam produk batik yang dijajakan, pengunjung juga dapat mengambil paket workshop membatik bersama beberapa orang dalam satu sesi. Layanan workshop tersebut saat ini dikelola oleh dua usaha batik setempat, Batik Gunasti dan Batik Gunawan.

Dalam workshop tersebut, pengunjung akan belajar dan merasakan proses pembuatan batik tulis secara tradisional. Dari cara menata kain yang akan dibatik, melihat pewarnaan cairan malam atau cairan yang akan digunakan untuk mencanting, sampai proses mencanting di atas kain tersebut.

Yang perlu dicatat, bagi yang tertarik untuk mencoba workshop tersebut harus membuat reservasi terlebih dulu, dan dalam rombongan atau jumlah orang tertentu. Layanan workshop tersebut tersedia setiap hari Senin sampai Sabtu, dari jam 08.00 hingga 15.00, dan pengunjung akan dikenakan biaya Rp 55 ribu.

Nuansa klasik ala kampung Jawa tempo dulu juga menjadikan tempat ini lokasi yang menarik untuk berfoto dan bersantai, serta tersedia beberapa kafe di sekitarnya untuk melepas penat setelah berkeliling dan berbelanja batik. Buka dari jam 08.00 hingga 18.00, direkomendasikan untuk berkunjung kala pagi atau sore hari, agar tidak kepanasan.

  • Kampung Batik Laweyan

Kampung sentra industri dan perbelanjaan batik Solo lainnya adalah Kampung Batik Laweyan. Lokasinya berada di jalan Dr. Radjiman Wedyadiningrat nomor 521. Dari arah Kampung Batik Kauman dan Keraton Solo, tinggal menyusuri jalan Dr. Radjiman Wedyadiningrat ke arah barat sampai di lokasi.

Kampung dengan area seluas 24 hektare ini merupakan kawasan tempat tinggal pengusaha dan pedagang batik, serta menjadi salah satu pusat syiar dakwah agama Islam pada masanya. Bahkan, tempat ini menjadi saksi berdirinya Sarekat Dagang Islam (SDI), asosiasi dagang pribumi pertama di Indonesia, yang didirikan oleh pahlawan nasional K.H. Samanhudi.

Disinyalir, nama Laweyan berasal dari istilah jawa ‘nglawiyan’, yang kurang lebih artinya berlebih-lebih. Ini merujuk kepada komunitas di area tersebut yang didominasi pengusaha batik yang tergolong kaum orang kaya, atau dianggap orang dengan harta serta gaya hidup berlebih kala itu.

Ada pula versi yang mengatakan bahwa nama Laweyan berasal dari kata ‘lawe’, bahasa Jawa untuk kain atau bahan pakaian. Alasannya, daerah ini dulunya merupakan kebun kapas yang menjadi bahan baku pembuatan kain atau pakaian kala itu. Disebut bahwa industri garmen dan batik di daerah ini sudah ada sejak masa kerajaan Pajang di abad 15, dan semakin maju pada tahun 1900-an.

Karena itu pula, produk batik buatan Kampung Batik Laweyan cenderung lebih berani dan berwarna, yang belakangan sering disebut dengan batik sudagaran. Batik sudagaran merupakan jenis batik yang bermotif lebih unik dan ekspresif karena tidak terbatasi oleh pakem tertentu, berbeda dengan Kampung Batik Kauman yang batiknya bermotif lebih klasik karena banyak dipakai untuk keperluan resmi pihak Keraton Solo.

Nuansa di kampung ini juga didominasi oleh bangunan-bangunan berdinding tinggi dan gang-gang kecil, cukup menarik bagi yang ingin berfoto di sekitar area kampung ini. Di sepanjang jalan berderet puluhan toko dan pabrik batik – buka dari jam 08.00 hingga 21.00 – yang menjajakan beragam produk batik dan kerajinan tangan bertemakan batik dengan harga bersahabat.

Yang unik, pengunjung bisa memesan produk batik tertentu, dengan pilihan motif serta bahan sesuai selera. Terkadang, hasil pesanan juga bisa diambil dan dibayar hari itu juga. Atau bagi yang ingin merasakan pengalaman membatik, tersedia paket kursus singkat membatik selama 2 jam, dengan biaya Rp 30 ribu.

  • Pusat Grosir Solo

Bagi yang sekedar ingin mencari produk batik Solo dengan mudah dalam satu tempat yang terpadu, Pusat Grosir Solo alias PGS jadi pilihannya. Bertempat di jalan Mayor Sunaryo, lokasinya strategis dan mudah dijangkau, di area pusat kota Solo dan terapit antara Benteng Vastenburg dan Alun-Alun Lor Surakarta.

Berdiri sejak 2005, PGS menjadi salah satu dari 5 sentra belanja batik di kota Solo, di mana sekitar ratusan pedagang batik melayani pembelian secara grosir maupun eceran. Tak hanya itu, di dalam bangunan lima lantai tersebut kini terdapat pula kios-kios pedagang kerajinan tangan, serta area khusus kuliner tradisional dan pusat oleh-oleh.

Lokasinya yang strategis dan gaya one stop shopping yang diusung menjadikannya pilihan mudah dan nyaman manakala ingin berbelanja produk batik Solo. Apalagi, sekarang tersedia pula aplikasi khusus yang menghubungkan konsumen dengan pedagang di PGS, sehingga info seperti barang yang tersedia, hingga pemesanan secara online dapat diakses langsung secara online.

House of Danar Hadi sebagai satu dari 5 sentra belanja batik di kota SOlo.
Ruang pamer batik di House of Danar Hadi
  • House of Danar Hadi

Dalam industri batik, ada beberapa nama yang cukup tersohor di kalangan umum. Salah satunya adalah Danar Hadi, yang sudah eksis sejak 1967. Mereka kini sudah memiliki beberapa cabang di berbagai kota, seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Bandung, Yogyakarta, dan tentu saja Solo. Ini satu dari 5 sentra belanja batik di kota Solo.

Namun, cabang Danar Hadi atau yang biasa mereka sebut sebagai House of Danar Hadi di Solo memiliki keunikan tersendiri. Yang pertama, House of Danar Hadi Solo terletak di jalan Slamet RIyadi nomor 261, tepatnya di sebuah area cagar budaya bernama Ndalem Wuryaningratan, yakni bekas kediaman Pangeran Wuryaningrat yang merupakan cucu dari Pakubuwono IX.

Keunikan lainnya, tempat ini bukan hanya sekedar gerai produk batik Danar Hadi saja, tetapi juga merupakan sebuah museum batik. Tersimpan setidaknya sekitar 10.000 jenis kain batik, dengan motif dan dari periode yang berbeda-beda. Capaian ini dianugerahi penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai koleksi batik terbanyak.

Bahkan, museum ini tidak hanya menampilkan batik-batik dari berbagai daerah di Indonesia saja. Namun terdapat pula batik-batik yang berasal atau terinspirasi dari budaya luar, seperti batik Jawa Hokokai yang terpengaruh budaya Jepang, atau batik-batik yang terinspirasi dari budaya seperti Belanda dan Tiongkok.

Keunikan tersebut menjadikannya destinasi belanja batik Solo yang menarik, sekaligus tempat untuk belajar tentang sejarah dan jenis-jenis batik. Museum buka setiap hari dari jam 09.00 hingga 16.30, dengan pengunjung membeli tiket masuk Rp 35 ribu untuk umum, dan Rp 8 ribu untuk pelajar.

agendaIndonesia/audha alief praditra

—–

Anugerah Desa Wisata 2023, 75 Desa Terbaik

Anugerah Desa Wisata 2023 atau ADWI 2023.

Anugerah Desa Wisata 2023 (ADWI 2023) mencapai puncak acaranyapada 27 Agustus 2023 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Dalam ajang penghargaan tersebut, terpilih 75 desa wisata terbaik dari 4.573 desa wisata yang berpartisipasi dalam ADWI 2023. 

Anugerah Desa Wisata 2023

Penting diingat kembali, Anugerah Desa Wisata 2023 (ADWI) adalah ajang pemberian penghargaan kepada desa wisata yang memenuhi kriteria penilaian Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf). Bisa dibilang, ADWI menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. 

Penghargaan Anugerah Desa Wisata 2023 terbagi menjadi beberapa kategori, dua di antaranya yang paling menarik perhatian adalah kategori “Desa Wisata Terbaik” dan “Desa Wisata Terfavorit”. Lantas, desa wisata mana saja yang berhasil meraih penghargaan tersebut?

Desa Wisata Ketapanrame Desa.id
Desa Wisata Ketapanrame. Foto: Kemenparekraf

Desa Wisata Terbaik: Desa Wisata Ketapanrame

Kategori “Desa Wisata Terbaik” dalam ajang Anugerah Desa Wisata 2023 diraih Desa Wisata Ketapanrame. Terletak di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Desa Wisata Ketapanrame merupakan desa wisata yang terkenal dengan banyaknya pilihan alternatif wisata yang dimiliki. Baik itu wisata alam, wisata kreasi, wisata budaya, dan wisata edukasi. 

Sektor wisata alam, Desa Wisata Ketapanrame memiliki Sawah Sumber Gempong, Air Terjun Dlundung, Air Terjun Talang, hingga Perkebunan Kopi. Dari sisi wisata budaya, wisatawan bisa coba pencak silat, bantengan, bermain gamelan, maupun tari Mayang Rontek. 

Desa wisata yang terletak di Kecamatan Trawas ini juga memiliki wisata buatan, seperti Taman Ghanjaran dan Taman Kelinci yang cukup populer di kalangan wisatawan. Di sisi lain, untuk wisata edukasi, para pecinta jalan-jalan bisa mencoba menanam padi, membajak sawah, budidaya maggot, serta mengikuti proses pembuatan jamu secara langsung.

Terpilihnya Desa Wisata Ketapanrame sebagai “Desa Wisata Terbaik” ADWI 2023 tentu tidak bisa dipisahkan dari kelengkapan fasilitas yang ditawarkan. Pasalnya, desa wisata ini memiliki homestay dengan fasilitas memadai, spot foto, tempat kuliner, hingga kios suvenir yang menjual produk ekonomi kreatif lokal.

Desa Wisata Terfavorit: Desa Wisata Cipta Karya

Kategori “Desa Wisata Terfavorit” ADWI 2023 jatuh kepada Desa Wisata Cipta Karya. Desa Wisata yang berlokasi di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat ini punya banyak destinasi wisata unggulan. Mulai dari Sepadang Hill, Air Terjun Riam Palayo, Bukit Pajamet, hingga Hutan Adat Kalong yang konon bekas pemukiman purba masyarakat Sub Dayak Bakati.

Ada banyak atraksi wisata yang bisa Sobat Parekraf lakukan di Desa Wisata Cipta Karya, mulai dari trekking dengan sepeda gunung, jungle tracking, hingga bersepeda keliling desa. Selain itu, wisatawan juga bisa mencoba wisata budaya di Desa Wisata Cipta Karya, satu yang sangat menarik adalah melihat langsung pembuatan alat musik tradisional khas suku Dayak, yaitu sape. Alat musik tradisional yang terbuat dari kayu aro, kayu marong, dan kayu pelantan.

Menariknya, desa wisata seluas 43 kilometer persegi ini tidak hanya terkenal dengan destinasi wisata alam dan budaya saja, tapi juga rumah bagi flora dan fauna yang berstatus langka dan dilindungi. Mulai dari bunga Rafflesia Tuan Mudae, Rhizanthes lowii (Rafflesia terkecil di dunia), anggrek kasut hijau, burung Ruai, Owa, Kubung, hingga kodok tanduk.

Desa Wisata Iboih Kemenparekraf
Desa Wisata Iboih, Aceh. Foto: Kemenparekraf

Pemenang ADWI 2023 Lainnya

Selain kategori “Desa Wisata Terbaik” dan “Desa Wisata Terfavorit”, ADWI 2023 juga memiliki banyak pemenang dari berbagai kategori lainnya. Seperti di antaranya kategori “Daya Tarik Pengunjung” diraih Desa Wisata Muntei (Sumatra Barat), kategori “Desa Wisata Rintisan” diraih Desa Wisata Pulau Penyengat (Kepulauan Riau), serta kategori “Desa Wisata Berkembang” diberikan kepada Desa Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung (Sumatra Barat).

Selain itu, masih banyak desa wisata yang memenangkan kategori dalam penghargaan Anugerah Desa Wisata 2023. Mulai dari kategori “Homestay dan Toilet” diraih Desa Wisata Lawang (Sumatra Barat), kategori “Digital dan Kreatif” diraih Desa Wisata Taraju (Jawa Barat), kategori “Suvenir” diberikan kepada Desa Wisata Tari Rebu, Kep. Bangka Belitung, serta kategori “Kelembagaan Desa Wisata dan CHSE” didapatkan Desa Wisata Iboih (Aceh). 

Desa Wisata Penyengat
Desa Wisata Pulau Penyengat, Riau Foto: Kemenparekraf

Sebanyak 14 desa wisata peserta Anugerah Desa Wisata 2023 meraih penghargaan Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) berkat daya tarik juga keunikan dan potensi yang dimiliki sehingga diharapkan semakin meningkatkan daya tarik dan minat kunjungan wisatawan. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno di ajang Malam Anugerah Desa Wisata 2023 di Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (27/8/2023) mengapresiasi dukungan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) yang telah menetapkan penghargaan bagi desa-desa wisata di Indonesia. 

“Semakin banyak masyarakat juga wisatawan yang penasaran dan ingin tahu daya tarik di desa wisata sehingga diharapkan dapat mendorong penciptaan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024,” ujar Menparekraf Sandiaga. 

Menteri Pariwisata juga mengatakan program ADWI yang telah memasuki tahun ke tiga penyelenggaraan diharapkan dapat menjadi daya ungkit bagi ekonomi desa. “Tahun lalu ada tiga desa wisata yang meraih rekor MURI, tapi tahun ini ada 14 desa wisata. Penghargaan ini menunjukkan betapa menariknya ragam potensi pariwisata yang ada di desa wisata,” kata Sandiaga. 

agendaIndonesia/kemenparekraf

*****

Kereta Api Baru, Ini 5 Kereta Dari KAI

Kereta api baru dari KAI, salah satunya Kereta Banyu Biru.

Kereta api baru secara serentak diluncurkan KAI atau PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada 1 Juni 2023 lalu. Perusahaan ini meluncurkan sekaligus lima kereta baru dengan masing-masing relasi atau rutenya.

Kereta Api Baru

Peresmian peluncuran 5 kereta api baru itu diselenggarakan di empat stasiun, yaitu Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Surabaya Gubeng, dan Stasiun Jember. Peresmian dilakukan oleh direksi KAI bersama pejabat kewilayahan masing-masing daerah. 

Rinciannya, peluncuran KA Argo Merbabu relasi Semarang Tawang Bank Jateng-Gambir pp, dan KA Banyubiru relasi Semarang Tawang Bank Jateng-Solo Balapan pp diresmikan di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng.

Sementara itu kereta api baru KA Manahan relasi Solo Balapan – Gambir pp diresmikan di Stasiun Solo Balapan. Lalu peluncuran KA Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng – Gambir pp diresmikan di Stasiun Surabaya Gubeng, dan peluncuran KA Pandalungan relasi Jember – Gambir pp diresmikan di Stasiun Jember.

Kereta api baru diluncurkan KAI untuk menghubungkan sejumlah kota. Ada lima kereta baru yang mulai beroperasi 1 Juni 2023.
Interior KA Banyu Biru. Foto: KAI

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, peluncuran 5 kereta api baru ini merupakan implementasi peningkatan pelayanan KAI seiring dengan pemberlakuan Gapeka 2023 yang berlaku terhitung mulai 1 Juni 2023. Banyak kereta api yang mengalami percepatan waktu tempuh dan perubahan jadwal keberangkatan.

Di samping itu, hadirnya 5 kereta api  baru ini juga merupakan wujud dari komitmen KAI yang adaptif dalam memenuhi permintaan pelanggan dan terus melakukan inovasi untuk peningkatan layanan transportasi berbasis rel. 

Ia berharap,  adanya launching 5 kereta api baru ini dapat membawa manfaat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah yang dilalui kereta api. “Sekaligus meningkatkan animo masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan sehat,” kata Didiek saat meresmikan peluncuran kereta api di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng.

Didiek menambahkan, KAI terus melakukan adaptasi dan memberikan solusi-solusi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Perwujudan ketepatan waktu perjalanan kereta api tidak bisa tercapai tanpa dukungan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan yang terus membangun prasarana kereta api lebih baik lagi. 

Kereta Api di Stasiun Gambir
Ada kereta api baru yang berangkat dari Stasiun Gambir, Jakarta. Foto: KAI

Penamaan KA Argo Merbabu terinspirasi dari Gunung Merbabu yang terletak di Jawa Tengah. Pengambilan nama ini didasarkan pada keindahan dan prestise yang melekat pada Gunung Merbabu.

Adapun filosofi pengambilan nama KA Banyubiru berasal dari nama Kecamatan Banyubiru di Kabupaten Semarang yang memiliki keunikan dan pesona alam memikat.

Nama KA Pandalungan diambil dari nama sub suku yang mendiami daerah Tapal Kuda di Jawa Timur. Sementara KA Argo Semeru tentunya terinspirasi dari gunung tertinggi di Pulau Jawa. Adapun filosofi pengambilan nama KA Manahan mencerminkan identitas serta warisan budaya masyarakat Kelurahan Manahan, Kota Surakarta.

Untuk kelas pelayanannya, saat ini KA Pandalungan, KA Argo Merbabu, dan KA Manahan terdiri dari delapan gerbong eksekutif berkapasitas 400 tempat duduk, KA Argo Semeru terdiri dari sembilan gerbong eksekutif berkapasitas 450 tempat duduk, serta KA Banyubiru terdiri dari empat gerbong eksekutif dan tiga gerbong ekonomi berkapasitas 432 tempat duduk atau tiga gerbong eksekutif dan enam gerbong ekonomi berkapasitas 630 tempat duduk. 

Pada tahap awal atau selama bulan Juni 2023, KA Pandalungan beroperasi pada hari Kamis s.d Senin, KA Banyubiru beroperasi pada hari Kamis s.d Minggu, dan KA Argo Semeru dan KA Argo Merbabu akan beroperasi setiap hari.

Adapun KA Manahan beroperasi secara fakultatif, disesuaikan dengan permintaan pangsa pasar (pelanggan dapat melihat jadwalnya di aplikasi KAI Access, web kai.id, atau chanel eksternal resmi yang bekerja sama dengan KAI).

Untuk semakin menarik minat pelanggan, KAI menawarkan tarif promo dengan jumlah terbatas pada KA Pandalungan seharga Rp 300 ribu, KA Argo Semeru seharga Rp 250 ribu, KA Argo Merbabu Rp 200 ribu, KA Manahan seharga Rp 200 ribu, serta KA Banyubiru kelas eksekutif Rp 30 ribu dan kelas ekonomi Rp 20 ribu. Tarif promo ini berlangsung pada  Juni 2023.

Masyarakat dapat membeli tiket KA-KA baru tersebut pada aplikasi KAI Access, web kai.id, atau chanel eksternal resmi yang bekerja sama dengan KAI. Untuk informasi lebih lanjut terkait KA-KA baru tersebut serta layanan KAI, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.

Kereta api baru dengan jadwal pemesanan yang diperpanjang.

Selain itu, KAI juga memperpanjang periode pemesanan tiket Kereta Api Jarak Jauh. Per 10 Juni 2023, tiket Kereta Api Jarak Jauh dapat dipesan mulai H-45 sebelum hari keberangkatan. Lalu per tanggal 1 Juli 2023, tiket KA Jarak Jauh dapat dipesan mulai H-90 sebelum hari keberangkatan.

Sebelumnya, pemesanan tiket Kereta Api Jarak Jauh hanya dapat dipesan dalam jangka waktu H-30 sebelum hari keberangkatan kereta api.

“Perpanjangan periode pemesanan tiket ini merupakan upaya peningkatan pelayanan KAI dengan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanannya menggunakan kereta api,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus.

agendaIndonesia

*****

3 Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Masuki Normal Baru

Candi Borobudur

Tiga kawasan Candi: Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko mulai dibuka untuk umum dengan menjalankan protokol kesehatan era normal baru.

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) (PT TWC)  selaku pengelola kawasan Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko menjalankan protokol kesehatan untuk memasuki era normal baru. Pengelola 3 candi ini sudah melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan sejak 1 Juli 2020.

Berdasar informasi dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para wisatawan yang akan berkunjung diatur mulai dari tempat kedatangan hingga pintu keluar Kawasan Candi Borobudur dan Ratu Boko. Papan-papan informasi tentang tata cara pencegahan COVID-19 juga terpasang diberbagai sudut kawasan. Mulai dari penggunaan masker, cuci tangan, juga pemberlakuan social distancing (penjarakan sosial) maupun physical distancing (penjagaan jarak antarorang). 

Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan kawasan Ratu Boko senantiasa menjadi saksi bisu tentang zaman yang terus-menenus berganti. Bahkan betapa pandemi telah mengubah cara manusia dalam memandangnya sebagai sebuah destinasi wisata.

Ke tiga kawasan wisata ini telah melewati beragam zaman, ribuan generasi, berabad lamanya menyaksikan perubahan yang tak pernah berhenti. Hingga lahir era normal baru sebagai adaptasi atas pandemi.

Protokol Kesehatan Candi Borobudur

Pintu Masuk Candi Borobudur
Pemeriksaan suhu di pintu masuk Candi Borobudur

Normal baru yang mengharuskan semua pihak untuk wajib memperhatikan protokol kesehatan, termasuk bagi yang ingin berkunjung ke dalamnya. Protokol kesehatan yang mengutamakan kebersihan, kesehatan dan keamanan juga diterapkan secara ketat di Kawasan Candi Borobudur yang berada di Jawa Tengah, Candi Prambanan yang berada di Jawa tengah dan Daerah istimewa Yogyakarta (DIY),  dan kawasan Candi Ratu Boko di DI Yogyakarta.

Sejumlah protokol kesehata yang dijalankan, misalnya saat hendak masuk kawasan, wisatawan akan dicek suhu tubuhnya terlebih dahulu. Bagi wisatawan dengan suhu di bawah 37,5 derajat diberi stiker warna hijau, kemudian pengunjung dengan suhu di atas 37,5 sampai 37,8 derajat diberi stiker warna kuning. Untuk pengunjung dengan suhu di atas 37,8 akan diberi stiker warna merah.

Sebelum sampai lokasi pembelian tiket, wisatawan dianjurkan untuk cuci tangan dan melewati ruang atau bilik suci hama (disinfection chamber) yang aman bagi pengunjung. Loket-loket tiket masuk masih dibuka, hanya saja wisatwan yang hendak membeli tiket melakukannya dengan antrian sesuai protokol jaga jarak.

Untuk pembelian tiket, wisatawan juga dianjurkan untuk menggunakan metode nontunai. Begitupun, pengelola juga masih melayani bagi para wisatawan yang akan membeli tiket dengan cara tunai. Selain pembelian secara langsung, calon pengunjung juga bisa membeli tiket secara online melalui situs ticket.borobudurpark.com.

Setelah mendapatkan tiket, pengunjung bisa memasuki kawasan candi yang dibuka dari pukul 08.00–16.00 WIB, sedangkan Ratu Boko beroperasi dari pukul 09.00–16.00 WIB. Dalam kurun waktu tersebut ada jeda istirahat selama satu jam untuk membersihkan semua peralatan protokol kesehatan yang telah digunakan oleh wisatawan.

PT TWC memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 1500 pengunjung setiap harinya. Ini adalah 25 persen dari kapasitas kunjungan setiap harinya. Sedangkan untuk wisatawan yang ingin melihat lebih dekat Candi Borobudur hanya diperbolehkan sampai plataran candi atau Zona 1 yang dibatasi sebanyak 140 pengunjung per jam.  

Wisatawan juga bisa mengeksplorasi keindahan kawasan candi dengan berjalan kaki, menggunakan sepeda yang disewakan pihak pengelola atau berkeliling yang lebih dikenal dengan sebutan “Tayo” dan dibandrol seharga Rp15 ribu perorang.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan industri pariwisata dan ekonomi kreatif untuk turut serta dalam kampanye “Indonesia Care” dengan melaksanakan pengelolaan tempat usaha dan wisata yang memastikan sanitasi, higienitas, dan pelayanan tanpa kontak langsung. 

Pelaksanaan protokol sangat penting dan strategis untuk dilaksanakan sebaik-baiknya dengan melibatkan pengusaha, konsumen, dan masyarakat. 

Dengan upaya ini diharapkan sektor yang sudah dibuka dan yang akan dibuka siap melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa kembali bergerak dan produktif, namun tetap aman dari COVID-19. 

“Sehingga saat nantinya sudah ada keputusan untuk kembali dibukanya satu destinasi, kegiatan di dalamnya dapat berlangsung dengan baik namun tetap aman dari COVID-19,” kata Wishnutama. 

****

Perubahan Jadwal Kereta Mulai 1 Juni 2023

Perubahan jadwal kereta api diberlakukan KAI mulai 1 Juni 2023

Perubahan jadwal kereta diberlakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk keberangkatan sejumlah kereta mulai 1 Juni 2023. Oleh karena itu, KAI mengimbau pelanggan agar memperhatikan kembali jadwal keberangkatan kereta api yang tertera pada tiket atau e-ticket.

Perubahan Jadwal Kereta

Perubahan jadwa kereta ini dilaksanakan seiring dengan pemberlakuan GAPEKA (Grafik Perjalanan Kereta Api) 2023 yang dimulai pada 1 Juni 2023 nanti.

“Pastikan kembali jadwal perjalanan Anda karena terdapat perubahan jadwal keberangkatan kereta api pada GAPEKA 2023, agar tidak tertinggal keretanya. Sebab mulai 1 Juni, ada sejumlah jadwal keberangkatan yang maju dari jadwal sebelumnya,” EVP of Corporate Secretary Raden Agus Dwinanto Budiadji. 

Perubahan jadwal kereta api diberlakukan berdasar grafik perjalanan kereta api atau Gapeka.

Beberapa contoh perubahan jadwal kereta api yang jam keberangkatannya lebih awal mulai 1 Juni 2023, di antaranya:

  • KA Argo Wilis (KA 6) relasi Bandung – Surabaya Gubeng, sebelumnya jadwal keberangkatan pukul 08.15 WIB menjadi pukul 07.40 WIB
  • KA Purwojaya (KA 72-73) relasi Gambir – Cilacap, sebelumnya jadwal keberangkatan pukul 22.00 WIB menjadi pukul 21.10 WIB.
  • KA Ranggajati (KA 114-115) relasi Jember – Cirebon, sebelumnya jadwal keberangkatan pukul 06.15 WIB menjadi pukul 05.15 WIB.
  • KA Senja Utama Yogyakarta (KA 139) relasi Yogyakarta – Pasar Senen, sebelumnya jadwal keberangkatan pukul 17.50 WIB menjadi pukul 17.30 WIB.
  • KA Airlangga (KA 235) relasi Surabaya Pasarturi – Pasar Senen, sebelumnya jadwal keberangkatan pukul 12.25 WIB menjadi pukul 10.35 WIB.
  • dan lain sebagainya.

Pada masa transisi, seluruh jajaran internal sudah siap akan perubahan jadwal kereta ini dengan menyiapkan peralihan pada 31 Mei 2023, serta perugas posko di berbagai unit kerja. Tujuannya agar seluruh aspek seperti layanan tiket dan operasional kereta api berjalan lancar, selamat, aman, dan terkendali.

Untuk info selengkapnya terkait perubahan jadwal kereta penumpang terbaru mulai 1 Juni 2023, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121. 

KAI mengucapkan terima kasih, berkat kerjasama antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), KAI dan seluruh stake holders, pemberlakuan GAPEKA 2023 sebagai pengganti GAPEKA 2021 bisa terwujud.

Kereta KAI KAI

Diharapkan dengan pemberlakuan GAPEKA 2023, diharapkan pelanggan kereta api akan semakin meningkat melalui berbagai peningkatan pelayanan, “Seperti waktu perjalanan yang semakin singkat, penambahan jumlah perjalanan kereta api, dan lainnya,” tutup Raden Agus Dwinanto Budiadji.

Sementara itu, dalam rangka wujud terima kasih kepada para pelanggan setia kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menghadirkan program Trip and Win “Experience The Journey and Win The Adventure with KAI” periode 15 Mei – 15 Juni 2023. Pelanggan berpeluang untuk mendapatkan tiket kereta kelas eksekutif gratis untuk rute manapun.

Melalui program Undian Trip & Win, kami hadirkan sebagai wujud terima kasih kepada para pelanggan setia kereta api, sekaligus guna meningkatkan animo masyarakat melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi massal kereta api. “KAI berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan menggunakan kereta api yang nyaman, aman, dan tepat waktu,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Pelanggan yang berhak mengikuti undian Trip and Win adalah pelanggan yang melakukan perjalanan atau pemesanan/pembelian via aplikasi KAI Access untuk KA Kaligung, Kamandaka, Joglosemarkerto, dan Sindang Marga minimal sebanyak 6 kali pada periode 15 Mei s.d 15 Juni 2023.

Undian pemenang akan dilakukan oleh KAI untuk 10 pemenang yang masing-masing mendapatkan 1 voucher tiket kereta kelas eksekutif untuk rute manapun. Pemenang akan diumumkan dan di-mention melalui media sosial KAI121 setelah tanggal 15 Juni 2023. Program ini tidak berlaku untuk reduksi infant, pegawai KAI Group beserta keluarga dan pensiunan. 

Untuk informasi lebih lanjut terkait program Trip & Win, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.

Pemeriksaan tiket Kereta KAI


 Segera download aplikasi KAI Access di Google Play Store maupun Apple App Store. Selain untuk pemesanan tiket, KAI Access juga memiliki fitur perubahan jadwal dan pembatalan tiket, layanan first mile dan last mile, pemesanan dan informasi dari layanan KAI Group, dan lainnya.

Pelanggan juga dapat melakukan pembayaran melalui fitur KAIPay. KAIPay dapat memberikan keamanan, kemudahan, dan kecepatan bagi para pelanggan KAI saat bertransaksi di aplikasi KAI Access. Selain untuk pembayaran tiket kereta, KAIPay juga dapat digunakan untuk pembayaran di berbagai merchant melalui QRIS.
 “Semoga dengan hadirnya program Undian Trip & Win, minat masyarakat untuk bertransportasi menggunakan kereta api serta bertransaksi melalui KAI Access semakin tinggi,” tutup Joni. 

agendaIndonesia

*****

Angkutan Motis KAI, Mulai 11 April

Kereta api baru dengan jadwal pemesanan yang diperpanjang.

Angkutan Motis KAI atau motor gratis kembali digelar oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung program angkutan Motor Gratis (Motis) menjelang Lebaran 2023.

Angkutan Motis KAI

 Angkutan Motis adalah program tahunan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk masyarakat yang mudik beserta dengan motor yang diangkut menggunakan kereta api secara gratis.

Adapun tujuan diselenggarakannya program Motis ini supaya jumlah kendaraan roda dua dan angka kecelakaan di jalan saat mudik Lebaran dapat ditekan, sehingga tingkat keselamatan meningkat.

Pendaftaran program angkutan Motis 2023 telah dimulai sejak 1 Maret sampai dengan 3 Mei 2023 melalui mudikgratis.dephub.go.id atau langsung melalui Posko Motis di Stasiun Jakarta Gudang, Depok Baru, Tangerang, Bekasi, Cilegon, Kiaracondong, Cirebon, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Purwokerto, Kutoarjo, Gombong, Kroya, Sidareja, Purwosari, dan Lempuyangan

Penumpang Kereta Api
. Penumpang kereta api di stasiun. Foto: KAI

Angkutan Motis untuk mudik ini akan diberangkatkan pada 11 hingga 20 April, sedangkan angkutan balik Motis dilaksanakan pada 25 April sampai dengan 4 Mei 2023. DJKA Kemenhub akan mengintegrasikan angkutan Motis dengan pelayanan KA PSO (Public Service Obligation) yang akan melayani tiga lintas pelayanan yaitu Lintas Utara dengan rute Cilegon – Jakarta Gudang – Semarang Tawang, Lintas Tengah dengan rute Jakarta Gudang – Purwosari, dan Lintas Selatan dengan rute Kiaracondong – Purwosari. 

Masyarakat dapat menikmati layanan tarif Rp0 untuk angkutan motor dan hanya Rp10 ribu sampai dengan Rp20 ribu untuk tarif penumpangnya. Untuk info lebih lanjut terkait Motis, masyarakat dapat mengakses mudikgratis.dephub.go.id, akun Instagram @motis_2023, atau melalui WhatsApp Customer Service Motis 2023 di nomor 0812-1995-8427.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan bahwa KAI sebagai BUMN operator perkeretaapian mendukung penuh program angkutan Motis ini dalam rangka memberikan pelayanan kepada pemudik yang ingin membawa motornya ke kampung halaman.

“KAI siap turut berperan dalam meningkatkan keselamatan pemudik melalui penyediaan rangkaian kereta api angkutan Motis. Dengan menggunakan kereta api untuk angkutan penumpang maupun barang, kemacetan di jalan raya dapat dikurangi serta meningkatkan keselamatan para pemudik pada masa angkutan mudik Lebaran 2023 ini,” jelas Didiek.

Peron Kereta Api
Suasana di peron stasiun kereta api. Foto: KAI

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan Djarot Tri Wardhono mengatakan, pada Motis tahun ini, DJKA Kemenhub akan menyiapkan sebanyak 10.440 slot motor secara gratis dan 46.720 tempat duduk penumpang. 

Diharapkan perjalanan mudik masyarakat lebih terakomodasi dengan baik, momen ini sekaligus mengajak masyarakat agar dapat mudik dengan aman, nyaman, dan selamat. Karena, melihat data-data periode lebaran sebelumnya, tingkat kecelakaan kendaraan roda dua selama periode mudik cukup tinggi, sehingga, “Dengan adanya program motis ini, lakalantas roda dua dapat diminimalisasi,” kata Djarot Tri Wardhono.

Perlu diketahui peserta angkutan Motis 2023 ini memiliki beberapa syarat, di antaranya:

  1. Peserta mendaftar secara online, memiliki KTP, Kartu Keluarga dan SIM C. Motor yang dipakai maksimal ukuran 200 Cc
  2. Pembeli tiket peserta angkutan Motis 2023 harus sesuai pendaftar, dan tiket yang sudah dibeli tidak dapat dibatalkan atau berganti jadwal.
  3. Peserta yang sudah terdaftar secara online, wajib melakukan verifikasi ke posko. Jadwal verifikasi sesuai waktu yang dipilih saat mendaftar.
  4.  Bagi peserta yang hanya mendaftarkan sepeda motornya diwajibkan memiliki atau menunjukkan bukti mudik transportasi lain.
  5. Sepeda motor diserahkan pada H-1, atau satu hari sebelum keberangkatan,
  6. Pada saat menyerahkan sepeda motor, peserta wajib menunjukkan KTP asli dan bukti pendaftaran
  7. Sepeda motor yang masuk dan keluar stasiun kereta tetap dikenakan biaya parkir.
  8. Tidak diperkenankan menitipkan helm dan kaca spion sepeda motor (jika dilepas)
  9. BBM sepeda motor wajib dikosongkan saat penyerahan, baik saat berangkat maupun ketika balik.
  10. Kode booking untuk penumpang akan diberikan saat penyerahkan sepeda motor.

Selain itu, untuk angkutan Lebaran 2023, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa tiket kereta api  masa angkutan Lebaran 2023 masih tersedia. Berdasarkan pantauan pada Kamis, 23 Maret 2023, tiket KA Jarak Jauh masa Angkutan Lebaran 2023 yang telah terjual untuk keberangkatan KA tanggal 12 April s.d 3 Mei 2023 adalah 1.006.393 tiket atau 37 persen dari total keseluruhan tiket yang disediakan. Jumlah tersebut masih akan bertambah karena penjualan masih terus berlangsung.

Pemeriksaan Tiket kereta api
Pemeriksaan tket kereta api. Foto: KAI

VP Public Relations KAI – Joni Martinus mengatakan, relasi favorit pelanggan sejauh ini didominasi untuk kereta api dari arah barat (Jakarta/Bandung) menuju arah timur (Jawa Tengah/Jawa Timur) pada periode sebelum Lebaran, serta perjalanan kereta api dari timur (Jawa Tengah/Jawa Timur) menuju arah barat (Jakarta/Bandung) untuk periode setelah Lebaran.

Adapun tanggal keberangkatan KA yang menjadi favorit dipesan di antaranya 20 April 2023 dimana tiket terjual 63%, tanggal 21 April 2023 sebanyak 61%, dan tanggal 26 April 2023 sebanyak 55 persen.

agendaIndonesia

***** 

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023 Mulai

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023 mulai digelar.

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023 mulai diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf). Anugerah Desa Wisata Indonesia atau (ADWI) 2023 pada 30 Januari 2023 lalu diumumkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, resmi meluncurkan di Gedung Sapta Pesona, Jakarta. 

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023 adalah ajang pemberian penghargaan kepada desa wisata yang memenuhi kriteria penilaian Kemenparekraf/Baparekraf. Tak hanya “berlomba”, ADWI 2023 diharapkan dapat menggerakkan perekonomian Indonesia.

ADWI akan menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Oleh karena itu, ke depannya mengangkat desa-desa di Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia, serta berdaya saing global dan berkelanjutan.

Di sisi lain, ADWI 2023 dapat menjadi daya tarik pariwisata Indonesia. Sehingga, dapat meningkatkan perekonomian desa tersebut, sekaligus menstimulasi kolaborasi antar unsur pentahelix (akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media) demi kemajuan desa wisata.

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023 digarapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata di Indonesia.
Desa wIsata Arborek di Raja Ampat, Papua Barat. Foto: shutterstock

Kategori Penilaian ADWI 2023

Ada lima kriteria penilaian yang harus dipenuhi seluruh peserta Anugerah Desa Wisata 2023 (ADWI 2023), agar terpilih menjadi Desa Wisata Terbaik di Indonesia. Pertama, desa wisata harus memiliki keunikan dan keautentikan daya tarik wisata, berupa alam, buatan, serta seni dan budaya. 

Selanjutnya, penilaian akan diambil dari peningkatan standar kualitas pelayanan homestay dengan melestarikan budaya lokal. Sekaligus, standar kualitas toilet dalam memenuhi sarana dan prasarana kenyamanan wisatawan yang berkunjung. 

Penilaian ke tiga diambil dari kemampuan akselerasi percepatan transformasi digital, serta menciptakan konten kreatif sebagai sarana promosi desa wisata secara digital. Sementara itu, penilaian ke empat dilihat dari suvenir yang dijual. Setiap desa wisata harus bisa menggali kreativitas dan hasil karya desa wisata berupa kuliner, fesyen, dan kriya berbasis kearifan lokal. 

Satu lagi kategori penilaian yang akan dipertimbangkan dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023 adalah kelembagaan desa wisata dan CHSE. Desa wisata harus berbadan hukum, memiliki pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan, memiliki manajemen risiko, serta menerapkan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) berstandar nasional. 

Program Bangun Desa Wisata terus digalakkan pemerintah.
Gerakan Bangun Desa Wisata. Foto: DOk. agenda

4.000 Desa Wisata

Mengusung tema “Pariwisata Berkelas Dunia untuk Indonesia Bangkit (World Class Tourism)”, Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023 jauh berbeda dengan dua tahun sebelumnya. Hal ini bisa dilihat dari peningkatan jumlah desa wisata yang mendaftarkan diri dari tahun ke tahun. 

Berbeda dengan ADWI 2021 yang hanya diikuti 1.831 desa wisata, dan 3.419 desa wisata di 2022. ADWI 2023 ditargetkan akan diikuti 4.000 desa wisata dari 34 provinsi di Indonesia.

Dengan banyaknya desa wisata yang berpartisipasi, maka akan membuat banyak pilihan bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara, yang ingin merasakan langsung kearifan lokal yang ada di desa wisata. Sehingga, dapat mencapai target 7,4 juta wisatawan mancanegara, serta menciptakan 4,4 juta lapangan pekerjaan baru di Indonesia.

Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 secara tahun lalu berhasil memilih 50 pemenang. Salah satu program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berhasil menjaring 50 deretan desa wisata terbaik di seluruh Indonesia.

Anugerah Desa Wisata 2023
Desa Wisata Panglipuran di Bali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, menyampaikan bahwa terpilihnya 50 desa wisata terbaik dari lebih dari 3.000 desa wisata yang berpartisipasi dalam ajang ADWI tahun lalu.

Menteri Sandiaga menyampaikan rasa terima kasih kepada 3.419 desaDes wisata yang telah mengikuti ADWI 2022 dari 34 provinsi. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para pemerintah daerah, kepala daerah yang telah menggali potensi desa wisata ke depannya. “Mari sama-sama mewujudkan Indonesia sebagai negara terindah, mari kita kembangkan desa wisata,” kata Sandiaga, di Ballroom Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), ketika itu.

Sandiaga mengatakan terdapat tujuh aspek penilaian untuk desa terbaik. Di antaranya, desa wisata terbaik kategori Daya Tarik Pengunjung, Homestay, Toilet Umum, Suvenir, Digital dan Kreatif, CHSE dan Kelembagaan. Serta empat kategori tambahan Desa Wisata Rintisan, Desa Wisata Berkembang, Desa Wisata Maju, dan Desa Wisata Kelembagaan.

Adapun para pemenang mendapatkan hadiah uang tunai untuk pengembangan desa. Desa wisata juara harapan 2 mendapat hadiah sebesar Rp 10 juta, juara harapan 1 Rp 15 Juta, juara 3 Rp 15 juta, juara 2 Rp 20 juta, juara 1 Rp 30 juta, serta desa wisata terfavorit Rp 50 juta.

agendaIndonesia

*****

Sinema Keliling Digelar Dalam FFB 2023

Sinema Keliling digelar dalam rangka roadshow FestivalFilm Bulanan 2023.

Sinema Keliling digelar dalam rangka roadshow Festival Film Bulanan 2023. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) untuk pertama kalinya menggelar “Sinema Keliling” di Kampung Wisata Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta pada 3 hingga 5 Maret 2023.

Sinema Keliling

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (3/3/2023) menyampaikan “Sinema Keliling” adalah acara pemutaran film yang dilakukan untuk memasyrakatkan film pendek karya sineas lokal sebagai alternatif tontonan yang diharapkan bisa menjadi sebuah tren di kalangan masyarakat luas serta mampu menjadi penggerak sektor ekonomi kreatif masyarakat sekitar.

“Melalui kegiatan Sinema Keliling ini diharapkan sineas Indonesia, komunitas film daerah, pengelola Desa Wisata di Indonesia bisa bersinergi, saling bahu-membahu, berkreasi, berkolaborasi menghasilkan karya dan turut andil dalam membangun pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia,” ujar Menparekraf.

Sinema Keliling diselenggarakan dalam rangka roadshow festival film bulanan 2023.

Film-film yang diputarkan adalah deretan Film Terpilih Festival Film Bulanan 2022-2023, di antaranya adalah film Semayam, Maramba, Memorabilia, Gemintang, Jagat, We, Krenteg, Subuh, Surro, Cerita di Waktu Yang Salah, Di Bawah Langit Yang Sama, Waiting For Your Phone Call, Dua Pilar Satu Atap, Pesen Pungkasan, Merajut Selamat Tinggal, Facticity, dan Akhir Dari Sebuah Permulaan.

Direktur Musik, Film dan Animasi Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Kemenparekraf/Baparekraf, Mohammad Amin mengatakan dengan sederet prestasi yang ditorehkan para sineas muda Yogyakarta, bisa dikatakan bahwa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi dengan kemajuan ekonomi kreatif yang pesat.

“Maka tidak salah kami memilih Yogyakarta sebagai lokasi pertama dalam menyelenggarakan Sinema Keliling sebagai rangkaian Roadshow Festival Film Bulanan ini,” kata Mohammad Amin.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Dadik Rahmanto dan Koordinator Marketing Kampung Wisata Rejowinangun, Eed Kurniawan, menyambut baik dan menilai kehadiran Sinema Keliling bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Dengan diadakannya acara Sinema Keliling Festival Film Bulanan di Kampung Wisata Rejowinangun, impact-nya lumayan besar. Sebagai media promosi buat kami Kampung Wisata Rejowinangun dan Pokdarwis juga, serta bisa menambah penghasilan buat para UMKM setempat,” kata Eed.

Selain sesi pemutaran film pendek, ada pula sesi dialog mengenai “Peran Film Dalam Dunia Pariwisata” bersama Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko; perwakilan dari komunitas film, Nissa Fijiriani dan Riandhani Yudha Pamungkas.

Ayo Nonoton Sinema Kelililing Kemenparekraf
Diskusi Sinema Keliling. Foto: kemenparekraf

Acara yang digelar selama tiga hari ini turut dimeriahkan oleh penampilan dari Sanggar Tari Argodumilah, Maju Jaya Band, dan stand up comedy. Berbagai produk ekonomi kreatif dan aneka kuliner khas Desa Rejowinangun juga dihadirkan untuk dapat dinikmati pengunjung sembari menonton. 

Lebih dari 200 pengunjung yang hadir di Sinema Keliling berasal dari berbagai kalangan, baik komunitas film, civitas akademika, pemerintah daerah, organisasi pemerintahan desa, maupun masyarakat umum.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar workshop perfilman bertajuk “Menuju Industri” untuk mendorong dan mendukung sineas lokal agar terus berkarya secara profesional.

Direktur Musik, Film dan Animasi Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Kemenparekraf/Baparekraf, Mohammad Amin, saat membuka acara workshop, Jumat (3/3/2023) menjelaskan bahwa workshop perfilman ini merupakan salah satu rangkaian roadshow program Festival Film Bulanan 2023.

Workshop itu diselenggarakan pada 3 hingga 5 Maret 2023, di Kotagede, Yogyakarta.

Kehadiran workshop Festival Film Bulanan sendiri menjadi ruang untuk memfasilitasi, memperluas jaringan para filmmaker, mendukung komunitas film lokal, dan melahirkan generasi baru yang akan menjadi motor penggerak bagi industri perfilman Indonesia.

“Kegiatan ini sangat tepat kita lakukan untuk membimbing dan mengasah kemampuan kreatif talenta-talenta muda yang kita miliki saat ini. Dan tidak hanya sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap sineas lokal yang sedang bertumbuh, workshop ini juga bertujuan untuk memfasilitasi, membuka akses dan mengantarkan karya-karya sineas lokal ke industri profesional.,” kata Amin.

Selama tiga hari, peserta dibimbing oleh para pelaku industri perfilman yang terdiri dari produser, sutradara, production designer, dan editor. Ajish Dibyo, Jeihan Angga, Wahyu Utami, Ong Hari Wahyu, dan Greg Arya menjadi sederet nama yang dihadirkan sebagai narasumber. Para peserta yang mengikuti workshop berasal dari perwakilan komunitas film yang masuk peringkat 20 besar pada kompetisi Festival Film Bulanan Lokus 1 periode Februari 2023.

Selain dibekali pengetahuan seputar perfilman, peserta workshop juga diberi pelatihan membuat proposal film sekaligus pitching. Lalu bagi peserta yang proposalnya terpilih, akan mendapat pendanaan dari FlipFlop Tv, sebuah platform yang menjadi wadah para kreator lokal untuk berkarya.

agendaIndonesia

*****